Hidup ini Milik Anda! (Billy Boen)

Anda merasa orang tua terlalu mengatur hidup Anda? Billy Boen menulis artikel motivasi tentang Hidup Anda. Hidup ini Milik Anda!

Hidup ini Milik Anda! (Billy Boen)

Ketik seminar di kampus, saya ketemu banyak mahasiswa yang 'salah ngambil jurusan'. Menurut survey, nomor satunya karena menuruti kemauan orang tua. Sungguh kasian!

Kalau ada kesempatan, Agan JANGAN kuliah ngambil jurusan yang dimauin sama orang tua Agan. Apakah saya menganjurkan Agan untuk melawan orang tua? YES, tapi dengan sopan. Juga bukan dengan asal menolak, tapi dengan diskusi. Kasih tau orang tua Agan, apa yang Agan sukai,... dan ke depannya Agan mau jalanin hidup sesuai dengan passion Agan.

Ngga enak? Sungkan? Terserah,... tapi apakah Agan siap untuk hidup selama 50 tahun ke depan, melakukan hal-hal yang bukan Agan sukai, hanya karena sudah terjebak 'salah ambil jurusan'?

Kenapa sih orang tua suka memaksakan kehendak? Sebenarnya mereka bukan mau memaksakan kehendaknya. Orang tua akan selamanya jadi orang tua Agan. Bener kan? Ngga mungkin suatu hari Agan akan jadi orang tuanya orang tua Agan kan? Nah, sudah naluri orang tua, ingin melindungi anaknya. Mereka secara ngga sadar jadi berpikir bahwa mereka tau apa yang terbaik untuk anaknya. Padahal, belum tentu!

Kenapa saya menganjurkan Agan untuk 'melawan' (dengan sopan dan berdiskusi) sama orang tua? Supaya Agan bisa hidup bahagia, sesuai dengan keinginan Agan. Jadi kalau Agan gagal, tidak ada orang lain yang bisa Agan salahkan, kecuali diri Agan sendiri.

Tenang... orang tua itu bukan mau Agan jadi dokter, jadi lawyer, kerja di Bank, dll. Yang orang tua mauin adalah agar anaknya SUKSES! Jadi, sebenarnya, kalau Agan bisa meyakinkan orang tua, bahwa ini yang Agan suka dan Agan bisa bertanggung jawab dan yakin pasti akan sukses... Orang tua seharusnya bisa dibuat mengerti.

Orang tuanya Nugie adalah pegawai negeri sipil (PNS), mereka pengen anaknya juga jadi PNS. Tapi setelah Nugie sukses jadi penyanyi, apakah orang tuanya tetap kesal karena Nugie ngga ngikutin kemauan mereka? Atau, mereka sekarang bangga? Jelas! Get my point?

Lagian, kalau sama orang tua yang Agan kenal dari lahir aja ngga berani berbeda pendapat, ngga berani bilang 'NO', ngga berani diskusi... saya ngga heran kenapa di dunia kerja banyak yang memilih untuk 'Yes Man', 'Ya Pak/Bu'. Untuk mereka yang cuma bisa bilang 'ya', cara satu2nya untuk naik jabatan, ya untuk terus berlaku seperti kerbau yang ditusuk hidungnya. Cara lain, menjilat atasan. Apakah ini yang Agan mau lakukan?
Belajarlah berargue dengan orang tua sendiri yang jelas-jelas mencintai Agan. Tapi, bukan berarti juga... semua yang orang tua Agan tentang loh! he he he

Ingat, hidup ini milik Agan. Pilih jalannya sendiri, jangan biarkan orang lain yang menentukan. Jadi,... kalau Agan sukses, karena pilihan dan kerja keras Agan; tapi kalau gagal, ya jangan salahkan siapa-siapa, kan itu pilihan Agan.

See you ON TOP!


Billy Boen
Sumber Kaskus : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8359407

MOMENTUM, Rahasia Sukses! (Billy Boen)

Billy Boen menuliskan lalgi tentang pentingnya momentum. Kadang ada sebuah ide bagus terlintas dalam benak kita tentang wirausaha. namun, karena terlalu banyak dipikirkan, ide itu akhirnya pudar dan tidak terlaksana. Silakan dibaca penjelasan Billy Boen tentang hal ini.

MOMENTUM, Rahasia Sukses! (Billy Boen)

Kalau mau sukses, pertama Agan harus tahu apa yang mau dicapai. Setelah itu, lakukan perencanaan, dan ‘just do it’.

Seringkali, di berbagai seminar saya ditanya, “Mas, gimana caranya untuk ngga berasa malas? Untuk memotivasi diri?” Ada juga yang bertanya, “Mas, kadang kita punya ide, trus pas ngejalanin,... di tengah jalan jadi malas. Kenapa ya?”

Nah, dari awal tahun 2011 ini, campaign yang saya dengungkan adalah “MAKE IT HAPPEN”. Apa artinya? Saya ingin mengajak Agan (dan diri saya sendiri juga) untuk merealisasikan apa yang Agan (dan saya) mau capai selama ini, di tahun ini!

Apa hubungannya pertanyaan-pertanyaan di atas dengan campaign ini? Jelas erat! Untuk ngga malas, untuk selalu memiliki motivasi yang tinggi dan pas ngejalanin bisa terus sampai selesai, itu adalah proses di dalam “MAKE IT HAPPEN”, menjadikan ide/target menjadi suatu kenyataan.

Gimana caranya?

Gunakan momentum! Biasanya, ketika punya ide, kita merasa excited. Trus kita mulai merencanakan gimana-gimananya. Mencoba untuk research kecil-kecilan. Ketemu dengan banyak orang, minta pendapat, baca buku, dan lain-lain. Begitu ‘semua’ sudah terkumpul dan punya pede yang cukup, baru mulai do it.

Ngga ada yang salah dengan step-step di atas. Tapi yang ngga disadari banyak orang adalah, mereka melakukannya terlalu lama! Saya kalau punya ide, dapat inspirasi apa yang mau saya capai... saya langsung tulis apa yang saya pikirkan. Mencoba brainstorming sendiri. Besokannya harus sudah ada langkah kongkret. Sembari mengambil langkah awal (langkah awal tidak akan pernah berakibat fatal, namanya juga langkah awal), saya terus merencanakan langkah-langkah selanjutnya.

Secara psikologis, manusia itu bosenan. Jadi kalau ada 1 ide,... ngga dimulai-mulai, lama-lama Agan akan berasa bosen, apalagi pas lagi proses perencanaan mulai ditemukan hal-hal yang membuat ide tersebut ngga secermelang yang diperkirakan diawal, terlebih lagi, kalau ternyata ngga segampang yang dipikirkan. Mulai jalaninnya juga udah dengan rasa malas, rasa susah.

Jadi, kuncinya... gunakan momentum! Ketika datang ide, lakukan secepat mungkin proses-proses awal perencanaannya. Langsung ambil langkah awal, sambil memikirkan langkah-langkah selanjutnya... selagi masih excited!

Pemikiran saya inilah yang membuat banyak orang berpandangan kerja saya CEPAT. Kalau Agan bisa kerja dengan cepat, maka dalam suatu periode, Agan pun akan bisa menyelesaikan (mencapai) lebih banyak hal dibandingkan orang lain. Kalau banyak yang bisa Agan hasilkan,... dan secara terus menerus, ya berarti Agan akan memiliki chance untuk sukses lebih besar.

Gunakan momentum!

See you ON TOP!


Billy Boen
Sumber Kaskus : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7747875

Kutipan Inspirasi dari Om Billy 1

Billy Boen tidak ada capeknya untuk menyebarkan inspirasi bagi pemuda-pemuda Indonesia. Silakan disimak kutipan inspiratif Om Billy bagi calon pemimpin muda.

Kutipan Inspirasi dari Om Billy 1

February 8, 2011
"Agan ngga akan pernah bisa dapat semua info yang Agan mau sebelum ambil suatu keputusan, jadi gunakanlah instinct Agan yang sudah Agan develop dari kecil tanpa Agan sadari."

October 6, 2010
"Jangan pernah puas. Selalu untuk mencoba lebih baik lagi, coba untuk raih sesuatu yang lebih besar dari apa yang pernah Agan raih. Selalu tantanglah diri Agan,..."

September 6, 2010
"Jangan menekan timmu hanya karena Agan mendapat tekanan dari bos Agan. Fightlah untuk kepentingan tim Agan, maka Agan pun akan dapat support dari tim Agan"

June 18, 2010
"Sebagai seorang pemimpin, haruslah bisa untuk memimpin dan menjadi bagian dari tim. Tanpa bisa meleburkan diri ke tim, Agan tidak akan bisa jadi pemimpin yang baik"

June 14, 2010
"Selalu manage-lah yang Urgent duluan sebelum yang Important karena sesuatu yang Urgent butuh solusi yang cepat & tepat. Urgent itu sifatnya 'harus diselesaikan ASAP' sementara yang Important itu sifatnya harus diselesaikan karena penting namun tidak harus sekarang"

May 13, 2010
"Jangan pernah mengambil keputusan yang kalau keputusan itu adalah untuk kamu, akan sulit untuk kamu bisa menerimanya. Position yourself on the other side…, ambillah keputusan se-objektif mungkin!"

April 30, 2010
"Gan, teman bukan untuk 5 tahun atau 10 tahun tapi untuk kita pertahankan selamanya. Jangan memilih-milih teman, karena semua teman pasti bermanfaat. Koq bisa? Karena mereka memiliki sisi positif dan negative...pelajari semua sisi positif yang mereka miliki & jangan tiru yang negatif."

April 23, 2010
"Kalau Agan ngga ngerti, jangan mengira-ngira. Tanyakanlah sampe 100% jelas. Ngerjain tugas salah sama aja ngga ngerjain tugas. Ngapain buang-buang waktu dengan melakukan pekerjaan yang salah? DO NOT ASSUME, ASK!"

April 17, 2010
"Bukan problem yang mau didengar orang-orang, jadi jangan bahas problem. SOLUSI-lah yang penting untuk dibahas karena semua orang lebih senang dengar solusi daripada dengar problem. Jadilah orang yang SOLUTION ORIENTED"

April 15, 2010
"BERPIKIR POSITIF dapat menghancurkan semua tembok pemisah antara 'tidak bisa' dan 'bisa'. Ini yang akan membawa Agan ke arah sukses lebih cepat dan lebih 'mudah'"

April 4, 2010
"Berpikir OUTSIDE THE BOX harus dilakukan dari waktu ke waktu supaya proses maupun hasil yang dicapai tidak monoton, itu-itu saja."

March 29, 2010
"Leader yang baik tahu apa yang dikerjakan timnya. Dengan kata lain, dia harus DETAIL ORIENTED. Suatu pekerjaan terdiri dari beribu macam hal-hal kecil"

March 25, 2010
"Jangan terlalu banyak kawatirin hal2 yang ngga perlu. Dalam belajar/bekerja, Gan harus fokus untuk menyelesaikan tugas/pekerjaan Gan secepat &a setepat mungkin. Inilah arti JUST PERFORM; fokus ke apa yang ada di dalam kontrol Gan, selalu lakukan yang terbaik dan jangan berharap terhadap keberuntungan"

March 22, 2010
"Ketika Gan jatuh, bangun dan berjalanlah lagi. Kalau Gan jatuh lagi, bangun dan berlarilah. Jangan biarkan diri Gan berhenti hanya karena Gan jatuh berkali2; NEVER GIVE UP!"

March 17, 2010
"Respectlah orang lain seperti Gan ingin di-respect orang lain. Gan ngga perlu menyukai seseorang untuk bisa me-respect orang tersebut. Gan harus bisa memisahkan kedua hal ini

March 15, 2010
"Selama segala sesuatu yang ada di dunia ini tidak semuanya absolut, Gan harus jadi orang yang OPEN MINDED. Why? Karena semua hal bisa dilihat lebih dari 1 sisi"

March 13, 2010
"BE ON TIME, karena dengan selalu tepat waktu, Gan tidak hanya menghargai orang lain tapi juga diri Gan sendiri. Akan lebih banyak hal yang bisa Gan selesaikan dan capai"

"Gan hanya akan berhasil kalau Gan punya CONFIDENCE bahwa Gan akan berhasil. Kalau bukan Gan yang percaya sama diri Gan sendiri, siapa yang akan percaya sama Gan?"

"Think BIG supaya Gan bisa raih sesuatu yang 'BIG'. Tanpa think BIG, Gan akan segitu-segitu aja. Orang yang bermimpi 'kecil' hanya akan meraih hasil yang 'kecil' juga"

"Tanpa INTEGRITAS, sukses yang diraih tidak akan tahan lama. Arti sukses itu sendiri tidak akan se'berarti' jika dibandingkan dengan yang diraih dengan integritas"

"Cari tahu apa pekerjaan yang Gan cintai. Kalau Gan memiliki skill yang dibutuhkan, dan kalau Gan berusaha semaksimal mungkin, kesempatan Gan untuk berhasil akan lebih besar. DO What You Love, tapi kalau kesempatan itu belum ada, LOVE What You Do"

Kisah Nyata & Hikmah Kegagalan 1

Kisah nyata kegagalan yang menimpa terus-menerus ini ditulis oleh Laura Khairunnisa - YOT CA Swiss German University. Semoga bisa jadi inspirasi bagi pembaca untuk bangkit dari kegagalan.

Kisah Nyata & Hikmah Kegagalan 1

Yes! I fail often, I fail better. Saya yakin 100000%, semua orang pasti pernah mengalami kegagalan, kalau ada yang ngaku belum pernah coba deh inget inget lagi, pernah ga kalah dalam pertandingan atau berada dalam posisi 5 terbawah di kelas, mau dagang kecil kecilan tapi kok ga laku laku atau hanya sekedar ditolak pas nembak cewe ;p eh jangan salah, itu termasuk gagal lho….

Kalau saya sendiri seriiiiiing banget gagal, kalo kalian pengen tahu, ada banyak sekali kegagalan yang saya alami, yaitu:

Pada waktu Try Out UAN SMP, nilai saya ga pernah lebih dari 20% bisa dibayangkan kan, kenapa saya benci banget kalo ada try out.

Pas kelas satu SMA, saya harus ikut remedial untuk hampir semua mata pelajaran, dari 13 mata pelajaran, saya harus remed atau ikut ujian ulang di 12 mata pelajaran, saya cuma lulus pelajaran seni waktu itu, padahal juga suara pas pas-an (kayaknya gurunya baik banget sehingga meluluskan saya)

Saya dulu pengen banget masuk Universitas Indonesia, untuk jurusan apapun, saya pernah nyoba Hukum, ditolak, Manajemen juga ditolak. Saya ikuti semua ujian masuk untuk ke UI, dari mulai SIMAK, SNMPTN dan satu ujian lagi yang saya lupa namanya. Hasilnya? SEMUANYA GAGAL. Dan berujung pada depresi yang teramat sangat karena gatau mau kuliah dimana.

Di awal semester 4 saya memberanikan untuk mencalonkan diri sebagai Presiden dari Student Board Swiss German University. Hasilnya? Gagal maning gagal maning, saya kalah lagi!

Saya sempat ikut beberapa beauty pageant dan hasilnya cuma lolos sampai semi-finalis, kalo yang ini emang kayaknya kerena muka saya yang pas-pasan deh.

Dan yang terakhir, saya keluar dari hubungan yang saya sudah jalin selama 3 tahun lebih a.k.a PUTUS. Padahal saya pikir bisa sampai menikah dll krn keluarga saya dan dia sudah deket banget… eh ini juga dihitung gagal lho…

Masih banyak banget kegagalan-kegagalan yang saya alami. Apakah saya lalu sekarang hidup tidak bahagia dan kerjaannya mengeluh terus karena kegagalan-kegagalan yang saya alami? Tidak. Saya baru sadar baru baru ini bahwa ternyata ada dua pelajaran utama yang bisa saya ambil dari semua kegagalan ini yang saya rangkum dalam poin poin berikut:

1. Banyak hal baru yang kamu pelajari ketika kamu gagal
(atau banyak hal baru yang terpaksa harus kamu pelajari ketika kamu gagal )

Pernah denger quotes yang bilang bahwa orang yang ga pernah gagal ga pernah nyoba hal baru? Ya, itu bener banget… Saya selalu belajar hal baru dari kegagalan saya, seperti contohnya ketika saya mencalonkan diri sebagai Presiden SO SGU, ada sesi debat yang harus diikuti oleh calon presiden ini. Selama 19 tahun saya hidup, saya tidak pernah harus berbicara di depan orang yang banyak banget dan terlebih saya ga pernah debat! Gawat banget kan… akhirnya saya belajar debat, cara berkomunikasi di depan orang banyak, bahkan cara berpolitik.  Walaupun saya kalah, banyak sekali hal baru yang bermanfaat yang saya dapatkan.
Hal lainnya adalah ketika saya memutuskan untuk mengakhiri hubungan 3 tahun saya dengan seorang teman (a.k.a putus ;p), saya terpaksa mempelajari hal hal baru yang selama ini tidak saya lakukan dulu, seperti belajar menyetir, belajar mandiri dan mengikuti kegiatan kegiatan positive seperti berorganisasi. Ga kebayang kalo saya ga gagal dalam hal ini, bisa seberapa tidak bekembangnya saya hehehe….

2. Kegagalan adalah kunci kesuksesan

Saya setuju banget dengan apa yang diungkapkan oleh John C Maxwell di bukunya “The Difference Maker” bahwa “Failure doesn’t mean you’ll never succeed. It just means it will take longer”. Hal ini saya alami berkali kali, saya sering banget gagal, cuma karena kegagalan itulah kemudian saya sukses. Kalo saya ga remed di 13 mata pelajaran, semester berikutnya saya ga akan bisa langsung naik 20 peringkat dan masuk 15 besar. Kalo saya ga ditolak terus sama UI, saya ga akan tuh giat belajar dan akhirnya bisa mendapat nilai UAN tertinggi untuk jurusan IPS di sekolah saya. Kalian cuma harus sabar menunggu lebih lama dan berusaha lebih giat untuk merubah kegagalan menjadi kesuksesan

Walaupun banyak banget manfaatnya, tapi yang namanya gagal tuh emang ga enak sih, nah cara saya untuk melewati kesedihan dari kegagalan ini ada banyak banget, yang pertama, pada saat kamu down karena kamu gagal, ekspresikan kesedihan mu, kamu boleh nangis, teriak sekenceng-kencengnya, marah marah, dll. Hal ini dimaksudkan untuk membuat kamu lebih lega aja, karena perasaan marah, sedih dan kecewa itu wajar banget kok Tapi ingat, jangan lama lama ya, kalo kata Steve Davis, “It may not be your fault for being down, but it is your fault for not getting up”.

Kedua, saya yakin kalo Allah SWT pasti sayang umatnya, jadi setiap saya sedang dalam posisi down dan ga ada semangat hidup saya selalu mengingat tuhan, ada satu ayat dari Al-Quran yang selalu jadi motivator saya:
“So, verily, with every difficulty, there is relief. Verily, with every difficulty there is relief.” Quran, 94: 5-6
Arti dari ayat ini adalah bahwa dari setiap kesusahan pasti ada kemudahan, saya selalu percaya bahwa kegagalan yang selama ini saya alami memiliki maksud tertentu yang nantinya akan saya syukuri di kemudian hari. Contohnya adalah ketika saya gagal masuk UI, akhirnya saya sekarang kuliah di Marketing SGU, ternyata ini adalah tempat yang paling baik untuk saya, ga kebayang kalau saya waktu itu keterima Hukum UI, saya harus stuck 4 tahun di bidang yang ternyata bukan minat saya.

Ketiga, ketika gagal, cobalah share dengan teman dekat atau keluarga. Well, waktu ga akan kembali sih… masalah mungkin saja tidak akan selesai dan kamu tetap saja gagal, namun setelah kamu share kamu akan merasa sedikit lebih lega dan punya motivasi untuk move on, karena udah disemangati oleh orang orang terdekatmu

Keempat, ketika susah sekali untuk move on dari kegagalan, ketika kamu merasa sedih banget dan murung berhari hari sampe gamau makan (lebay moden) coba deh kamu inget orang orang penting dalam hidup kamu dan, coba untuk mengatasi kesedihan kamu atas kegagalan ini untuk mereka (kalau untuk diri sendiri sulit ya….). Misalnya inget mama papa, kamu gamau kan mengecewakan orang tua kamu karena kamu berdiam diri dan doing nothing alias ga move on- move on dari kegagalan?

Terakhir coba renungkan sekali lagi bahwa, apa yang bikin kamu seperti hari ini, bagaimana hebatnya kamu hari ini, seberapa banyak piala piala di kamar kamu adalah hasil dari diri kamu yang telah mengalami kegagalan berulang kali. Mengutip kata kata Winston Churchill: “Success consists of going from failure to failure without loss of enthusiasm.”

Okay guys, jadi jangan takut gagal ya, gagal terus dan gagal lebih baik lagi! karena gagal itu ga salah sama sekali kok, yang salah adalah kalau kalian gagal dan ga belajar apapun dan mengulangi kegagalan yang sama good luck with your life!

Tips Mengendalikan Emosi

Anda tau emosi anda susah dikendalikan? Sering bermasalah dengan manajemen emosi anda? Silakan simak tips mengendalikan emosi berikut, dari kaskus

Tips Mengendalikan Emosi

1. Kenali emosi Anda

Ketahui apa yang Anda rasakan, apakah senang, sedih, takut, atau marah. Dengan mengenali baik-baik apa yang sebenarnya Anda rasakan, Anda akan lebih mudah memahami cara menuntaskannya.

Rasa cemburu, misalnya, merupakan penjelmaan dari rasa takut, takut tidak mampu terlihat lebih baik dari orang lain, atau merasa dijauhi karena tak bisa menjadi yang terbaik.

2. Bila Marah, segera Istighfar dan Ambillah Wudhu

Sesungguhnya marah itu dari setan, dan setan itu dijadikan dari api, dan yg dapat memadamkan api hanyalah air, maka apabila seseorang dalam keadaan marah, hendaklah segera berwudhu.

Jika marah datang, lemahkan daya marahnya, cabut substansinya, dan lindungi diri dari akibat2nya, sehingga jika hal itu menimpa, kita menaati peraturan akal. Dengan demikian kekuatan wudhu sesungguhnya merupakan jawaban yg paling tepat mengenai cara untuk melakukan hal tesebut.

Kebersihan dan kejernihan air wudhu dpt mengurangi atau bahkan menghilangkan panasnya temperatur tubuh ketika tengah marah. Kesucian air wudhu yg dapat menyucikan angota tubuh serta jiwa dpt menghilangkan dorongan2 amarah ke arah yg negatif, merusak, dan dpt mengarahkan daya amarah kepada keberanian, keadilan dan kebenaran

3. Jangan Dipendam

Anda mungkin takut tak dapat menahan diri atau membuat orang lain tersinggung jika Anda meluapkan emosi Anda. Namun memendam emosi seorang diri bukanlah hal yang baik bagi kesehatan psikis Anda. Ada kalanya Anda harus mengekspresikan apa yang ada dalam benak Anda, melalui curhat bersama seorang sahabat atau mengungkapkannya melalui hobi.

4. Berkaca dari Pengalaman

Pernahkah Anda terlibat dalam masalah baru saat Anda tak lagi mampu untuk menahan emosi? Menghajar seorang rekan kerja, misalnya? Atau mengalami kecelakaan saat kebut-kebutan di jalanan untuk melampiaskan emosi?

Lain kali jika Anda ingin mengeluarkan emosi dengan cara yang nekat, ingatlah resiko yang harus Anda hadapi di pengalaman sebelumnya. Anda pasti tak ingin mendapat masalah baru dan menambah amarah, kan?

5. Cari Ketenangan

Asingkan diri sejenak dari keramaian, beberapa menit saja hingga Anda dapat meredakan emosi yang menguasai benak Anda. Duduk, berdiri, atau berbaring, carilah posisi yang paling nyaman untuk menenangkan diri.

Kemudian pikirkan baik-baik apa yang melintas di benak Anda. Apakah Anda merasa takut dikeluarkan dari pekerjaan, menyakiti perasaan sahabat, atau merasa gagal dengan rencana yang telah lama dibuat, ketahui dengan jelas dugaan apa yang membuat Anda merasa stress.

6. Segera Cari Solusi Setelah Emosi Reda

Setelah menenangkan diri dan menurunkan kadar emosi di diri Anda, kini saatnya untuk mencari sejumlah opsi sebagai solusi untuk permasalahan Anda. Buat beberapa pilihan agar Anda memiliki opsi cadangan jika salah satunya gagal.

Perjelas Keinginan Anda! (Billy Boen)

Kadang kita punya banyak keinginan, tapi tidak tahu betul apa yang kita inginkan. Ingin sepeda motor! tapi motor yang seperti apa? Hal ini juga dibahas dalam film The Secret. Perjelas keinginan Anda

Perjelas Keinginan Anda! (Billy Boen)

Masih ingat slogan yang saya dengungkan sejak awal 2011: "MAKE IT HAPPEN"?

Banyak yang nanya, "Gimana caranya, Gan?"

Cerita sedikit ya... dari kecil hingga SMU, ibu saya sering bilang, "Bill, kamu tuh beruntung banget sih? Setiap apa yang kamu mauin, selalu kamu dapetin." Kata-kata beliau nempel di pikiran saya, dan saya jadi sering mikir, "Kasian amat yang ngga seberuntung saya ya? Koq banyak orang ngga bisa dapetin apa yang dia mauin?"

Beberapa tahun yang lalu, kalau ngga salah tahun 2007, teman baik saya Deddy Corbuzier bilang, "Bill, baca deh buku yang lagi jadi fenomena, judulnya 'The Secret' karangan Rhonda Byrne."

Saya beli tuh buku, saya baca... dan itulah buku pertama dan satu-satunya yang sanggup saya baca tanpa henti, hingga selesai, dalam waktu 2.5jam. Koq bisa? Karena itu buku 'menjelaskan' apa yang selama ini ngga saya mengerti; kekuatan pikiran!

Gini, biasanya banyak orang tau mau apa, tapi ngga pernah spesifik. "Saya mau kaya", "Saya mau punya rumah besar", "Saya mau punya cowo ganteng", "Saya mau punya cewe cantik", "Saya mau punya mobil mewah", dst.

Emangnya pengertian 'kaya', 'rumah besar', 'cowo ganteng', 'cewe cantik', 'mobil mewah' itu sama untuk semua orang? Jelas ngga. Buat saya rumah ukuran 500 meter mungkin sudah saya anggap besar, tapi untuk ukuran Agan, mungkin segitu kecil.

Jadi, kalau keinginan Agan tidak spesifik, Agan ngga akan mampu menggambarkan secara rinci apa yang mau Agan capai di pikiran Agan; dengan kata lain, Agan tidak bisa melihat apa yang menjadi sasaran Agan. Nah,...Agan ngga akan bisa nembak sasaran tembak dengan jitu kalau mata Agan tertutup kan?

Ketika saya memilih sebuah laptop misalnya. Saya ngga bisa sembarangan. Saya tau betul laptop seperti apa yang saya inginkan:

  • Sangat ringan (supaya ngga berat nentengnya karena saya sangat mobile)
  • Batterynya tahan lama (supaya ngga perlu nyari2 colokan listrik)
  • Keyboardnya punya backlight (supaya bisa kerja di ruangan gelap)
  • Fast start (pas buka laptop, ngga perlu buang2 waktu)

Berdasarkan kriteria secara spesifik inilah saya kemudian mencari laptop yang bisa memenuhi semua yang sebutkan di atas. Samsung 9 Series yang akhirnya jadi pilihan saya, karena laptop ini salah satu teringan (1.31kg) dan tertipis (1.63cm) di dunia. Coba bayangin, kalau saya hanya mau laptop yang 'bagus' tanpa tahu spesifik kriteria yang saya butuhkan... mungkin sampai detik ini saya masih terus mencari.

Intinya, kalau Agan mau rumah yang besar, tentukan: rumahnya di lokasi mana, dengan harga berapa, luas tanah berapa, luas bangunan berapa, berapa kamar tidur, dll. Serinci mungkin. Kalau Agan sudah bisa 'menggambarkan' apa yang Agan mauin di dalam pikiran... (tentunya juga dengan kerja keras), besar harapan Agan akan bisa dapetin itu.

See you ON TOP!


Billy Boen
Sumber Kaskus : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8018788

Hobby Saya BERTEMAN (Billy Boen)

Billy Boen menyatakan bahwa hobbynya adalah berteman. Apa maksud dibalik hobbynya ini? Kenapa tidak basket, main bola, golf? Silakan baca Hobby Saya BERTEMAN.

Hobby Saya BERTEMAN (Billy Boen)

Orang2 yang sudah mengenal saya pasti udah ngga heran dengan judul tulisan ini "Hobby Saya Berteman". Untuk yang udah baca buku "Young On Top" jg pasti udah ngga kaget...karena sudah saya kasih tau di buku itu.

"Koq hobby berteman?"

Coba kita bahas dikit ya... Hobby kalau definisi simplenya adalah sesuatu yang kita sukai; ketika kita melakukan hobby itu, kita akan seneng, lupa waktu, dll. Untuk Agan yg hobbynya berenang, akan lupa waktu... Mungkin bisa berenang berjam2 lamanya tanpa berasa cape.

Kebanyakan orang kalau ditanya hobbynya apa, jawaban mereka rata2 baca buku, olah raga (berenang, basket, tennis, dll). Emang hobby berteman itu 'aneh', ga wajar.

Ketika ketemu teman baru, saya senang. Ketika sedang bersama teman, saya senang... Sering sampe lupa waktu. Jadi bener dong kalo saya bilang hobby saya adalah berteman?

Nah, sekarang lagi banyak yg ngeributin passion. Beda hobby sama passion, intinya sih sama... Sama2 yg Agan suka lakuin, cuma kalau passion itu lebih cenderung ke karir (utk menghidupi); photography bisa cuma sebagai hobby... Kalau tidak menghasilkan uang, tp begitu menghasilkan uang, bs dikonsider sebagai karir yg sesuai passion.

Hobby saya ini juga sebenarnya passion saya. Bukannya saya menguangkan teman2 saya,... Tapi emang kenyatannya, banyak bisnis dan project2 yg saya dapatkan hasil dari yg awalnya hanya bercanda2. He he he, passion saya berteman. Aneh ya kedengerannya... Saya nulisnya aja berasa aneh, tapi nyata!

Semoga, semakin banyak yg ketika ditanya apa hobbynya, jawabannya,"Hobby saya berteman... Malah passion saya berteman!" Kalau belum ada kesempatan ketemuan, berteman di dunia maya dulu aja yuk...

See you ON TOP!


Billy Boen
Sumber Kaskus : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6984227

Cara Jepang Mengharamkan Rokok

Indonesia kesulitan sekali memberlakukan peraturan larang merokok bagi warganya. Hal ini karena adanya banyak kepentingan berkaitan dengan bisnis rokok dan pemerintah. Selain itu warga Indonesia juga sudah terlanjur kecanduan dengan rokok. Bagaimana dengan jepang?

Cara Jepang Mengharamkan Rokok

Informasi tentang cara Pemerintah Jepang dalam “mengharamkan” rokok di negaranya. Tidak perlu pake MUJ (Majelis Ulama Jepang).

Ini menunjukkan bentuk kepedulian Jepang akan kesehatan dan kenyamanan warganya.

* Tahun 2004, Pemerintah Jepang menaikan harga rokok. Dengan dinaikannya rokok, tidak menyebabkan ongkos angkot, taksi, dll menjadi naik toh? (Di Jepang ada angkot ga ya?)

* Tahun 2007 akhir, Pemerintah Jepang memasang larangan merokok di semua taksi di Jepang, tidak terkecuali untuk pengemudinya. Kalau di Bandung kan, penumpang mengalah kepada sopir taksi yang merokok.

* Tahun 2008, Pemerintah Jepang mengeluarkan kartu “Taspo”, yaitu semacam SIK (Surat Ijin Merokok), dengan tujuan anak di bawah umur 20 tahun tidak boleh merokok. Masing-masing perokok wajib terdaftar sebagai perokok dan wajib memiliki kartu tersebut. Kartu Taspo ini sangat sakti. Mesin penjual rokok atau toko tidak akan menjual rokoknya kepada yang tidak memiliki kartu ini.

* Kartu ini juga akan mendeteksi presentase pengguaan rokok per bulan dalam hitungan grafik, yang berhubungan dengan kesehatan dunia dan sebagainya.

* Rokok di Jepang dibuatkan semacam klasifikasi dari 10 s/d 1. Tujuannya adalah memberikan penyuluhan kepada perokok untuk berhenti secara alami. Klasifikasi tingkat 10 adalah yang paling berat, baik itu kadar tar, nikotin, dll. Setelah itu kita biasakan dengan rokok klasifikasi 9, 8, 7, dst., akhirnya klasifikasi tingkat-1, yaitu rokok yang paling ringan. Kalau sudah terbiasa menghisap rokok klasifikasi-1, tidak merokok sama sekali pun kita bisa.

* Tempat-tempat merokok disediakan bagi perokok hampir di pusat-pusat kota

* Merokok sambil berjalan bisa didenda 5000 yen/ 400 ribu di tempat!

* Awal 2009, dikabarkan harga rokok akan naik berlipat-lipat, dari 300 yen menjadi 900 yen. Dijamin, gaji akan habis kalau nekad beli rokok tiap hari.

Semua karena pemerintah peduli kepada warganya. Seharusnya indonesia juga nih…. melakukan ini.

Investasikan Diri Anda

Salah satu pertanyaan terbesar untuk Anda yang ingin sukses.
Apa yang sudah Anda miliki untuk berani melangkah ke depan?
khususnya jika Anda telah menetapkan suatu tujuan yang ingin Anda capai.

Investasikan Diri Anda

1. Investasi pada Penampilan Anda

Mungkin hal ini merupakan hal yang sangat dangkal untuk kita tempatkan sebagai prioritas. Suka atau tidak, kita semua cenderung menilai pada penampilan. Dalam beberapa pekerjaan atau peran, mencari bagian yang dapat membuat perbedaan nyata bagaimana orang lain memandang dan memperlakukan Anda.

Penampilan dapat memiliki efek besar pada rasa percaya diri anda.
Pernahkah anda ke suatu acara di mana anda salah memakai kostum/dress code?
Saya berani bertaruh anda akan merasa malu, canggung.
Jadi jika anda merasakan hal serupa, mungkin anda harus melakukan sedikit perubahan terhadap penampilan anda.

Investasi dalam berpenampilan berarti:
  • Membuat penampilan anda lebih bagus
  • Mempersiapkan penampilan anda sedikit lebih lama untuk menemukan penampilan terbaik anda
  • Meminta saran kepada teman tentang penampilan anda

2. Investasi pada Kemampuan Anda

Kita memiliki keahlian tertentu, bisa saja dari pekerjaan kita (yang sekarang atau dulu-dulu ), dari hobi dan dari keseharian kita.

Pengusaha cenderung dalam keterampilan yang bisa dilakukannya.
Dalam beberapa pekerjaan tertentu mungkin perlu keterampilan teknis seperti programmer, dan yang dapat anda pelajari dan gunakan dalam berbagai pekerjaan serta dalam kehidupan sehari-hari.

Keterampilan apa yang bisa anda kembangkan, dengan investasi waktu atau uang yang sedikit?
Bisa jadi akan membetuk suatu pekerjaan baru bagi anda, bisnis sampingan atau sesuatu yang anda bisa tawarkan untuk komunitas anda?

Beberapa cara untuk berinvestasi dalam keterampilan Anda :
  • Membaca buku yang mengajarkan sesuatu hal yang baru
  • Menghadiri seminar-seminar terkait
  • Aktif dalam Berdiskusi
  • Mintalah bantuan teman/orang yang berkompeten pada keahlian yang ingin anda raih untuk melatih anda
  • Membuat jadwal untuk berlatih

3. Investasi pada Kesehatan Anda

Kesehatan adalah masalah besar dalam kualitas hidup anda. Mencegah lebih baik daripada mengobati.
Jika kesehatan anda baik

anda akan tampil lebih baik di tempat kerja, anda akan memiliki lebih banyak energi untuk bekerja menuju tujuan anda dan anda akan merasa lebih bahagia!

Jangan hanya memikirkan kesehatan fisik anda, kesehatan mental juga sama pentingnya. Kesehatan sangat berharga untuk menjaga anda tetap di jalur menuju yang anda inginkan.
Berikut adalah beberapa ide untuk anda memulainya:
  • Menyesuaikan dengan berat ideal sesuai dengan postur tubuh
  • Berolahraga setiap hari, sangat baik untuk tubuh dan pikiran anda
  • Rawatlah gigi, sakit gigi dapat melumpuhkan
  • Makan makanan bergizi
  • Jangan merokok, minum obat, atau minum alkohol berlebihan.

4. Investasi pada Iman Anda

Orang yang mempunyai iman, akan diberi kepadanya hal yang baik. Masih belum banyak orang menyadari invsetasi yang "satu ini". Karena saya dan Anda tidak perlu mencari ke mana-mana. Bekerja siang-malam. Tidak perlu pendidikan tinggi. Tidak perlu menyerahkan sejumlah uang.

Syarat invetasi "satu ini" selain perlu keyakinan dan ketekunan juga kesetiaan dari waktu ke waktu. Dalam situasi apa pun saya dan anda dapat melakukan investasi ini. Tidak harus memiliki rumah mewah. Gedung bertingkat tujuh. Tidak mesti sering muncul di televisi atau memiliki kedudukan dalam masyarakat.
  • Rajinlah Beribadah
  • Amalkan dalam keseharian anda
  • Mengikuti kegiatan keagamaan di Lingkungan anda
  • dll, yang dapat menguatkan iman anda
  • Investasikanlah apa yang akan membuat anda lebih berharga, untuk kehidupan sekarang dan seterusnya
Ayo investasikan diri Anda!

Banggakan Kekurangan Anda! (Billy Boen)

Anda tidak percaya diri? merasa memiliki banyak kekurangan? Saatnya bangkit dan optimis, Allah menciptakan manusia dengan sempurna beserta kekurangan dan kelebihannya. Silakan baca artikel motivasi Billy Boen ini Banggakan Kekurangan Anda!

Banggakan Kekurangan Anda! (Billy Boen)

Semua orang punya kekurangan. Pada umumnya, ngga ada orang yang mau kekurangannya diketahui banyak orang. Malah kalau bisa kita tutupi, kita gali dalam-dalam dan kita timbun kekurangan kita itu supaya ngga ada orang lain yang akan pernah tahu. Punya kekurangan itu memalukan! Gitu kan pandangan kita tentang kekurangan yang kita miliki?

Tapi, Agan tau ngga kalau orang-orang sukses itu bangga dengan kekurangan yang mereka miliki? Ngga percaya? Mereka ngga malu untuk nutupin kekurangannya. Mereka ngga berusaha untuk nimbun kekurangannya supaya orang lain ngga tau. Mereka malah menceritakannya ke orang-orang. Koq gitu?

Sebenarnya teorinya sih sederhana. Begini...

Pada dasarnya semua orang ngga ada yang mau malu. Dan, semua orang itu sebagai manusia perlu pertolongan orang lain. Dari kita lahir, kita punya kekurangan,… ngga bisa ngomong, ngga bisa makan sendiri, ngga bisa ngancingin baju sendiri, ngga bisa jalan, dst. Kita perlu bantuan orang-orang disekitar kita untuk bisa pelan-pelan belajarin itu semua.

Kalau Agan perhatiin, kenapa kita akhirannya bisa ngelakuin itu semua… karena ketika kita bayi, kita ngga berusaha untuk nutupin kekurangan kita (gimana bisa nutupin, kan belum bisa ngapa-ngapain), dan oleh karena itulah, orang-orang disekitar kita pun bantuin kita sehingga kita bisa melakukan itu semua.

Saya pernah bangga dengan kekurangan saya. Gini ceritanya...

Dulu saya merokok, dan ketika ingin berhenti merokok, saya ceritakan ke semua orang tentang kekurangan saya (ketergantungan terhadap rokok). Loh koq?

Saya lakuin itu karena saya sadar bahwa pada dasarnya, ngga ada orang yang mau malu. Saya ‘takut’ dibilang “Yaaaa Billy. Katanya mau berenti ngerokok… koq masih ngerokok juga?” Rasa takut malu itulah yang memotivasi saya untuk berhenti total. Yes, saya butuh bantuan dari orang-orang disekitar. Mereka memang ngga ngapa-ngapain, tapi rasa takut malu ke orang-orang disekitar saya itulah yang membuat saya berhasil berhenti merokok secara total. Sekarang, saya sudah berhenti total selama kira-kira 4 tahun lebih.

Sama juga halnya ketika Agan mau berbisnis. Agan ngerti produknya, ngerti cara pemasarannya, tapi ngga tau cara atur keuangan (kekurangan). Nah, gimana bisa supaya bisnis ini lahir dengan sehat dan bisa jalan bertahan? Gampang! Cari partner yang ngerti keuangan, partner yang bisa nutupin kekurangan Agan!

Coba bayangin kalau Agan malu dengan kekurangan yang Agan punya, dan coba untuk nutup-nutupin terus,... berarti Agan ngga ngebuka peluang untuk partnership. Agan ngga buka peluang untuk orang lain bisa nolong Agan untuk mulai bisnis ini. Ujung-ujungnya? Ya jelas, ngga akan pernah ada yang bisa nolong Agan, kekurangan Agan akan selalu jadi sebuah kekurangan, dan Agan pun ngga akan punya bisnis.

Jadi, banggakanlah kekurangan Agan! Ceritakanlah kekurangan Agan! Jangan ditutup-tutupin. Tujuannya? Bukan untuk mempermalukan diri sendiri, tapi supaya dapat pertolongan dari orang lain, dan supaya Agan belajar. Supaya kekurangan Agan itu suatu saat menjadi kelebihan Agan.

See you ON TOP!


Billy Boen
Sumber Kaskus : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6137935

Gejala Diabetes Ada 3P

Apakah Anda memiliki genetik calon penderita diabetes? Ingin tau gejala penyakit diabetes? ada 3 gejala penyakit diabetes, silakan disimak

Gejala Diabetes Ada 3P

Orang dikatakan terkena diabetes bila karena kadar gula dalam darah meningkat akibat gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.

Ada tiga gejala klasik diabetes yang disebut juga dengan 3P, yakni:

Poliuri

Poliuri atau sering buang air kecil dengan volume yang banyak, apalagi pada malam hari. Mengapa demikian? Jika kadar gula darah melebihi nilai ambang ginjal atau lebih dari 180 mg/dl, maka gula akan keluar bersama urine. Untuk menjaga agar urine yang keluar, yang mengandung gula itu, tak terlalu pekat, tubuh akan menarik air sebanyak mungkin ke dalam urine sehingga volume urine yang keluar banyak dan kencing pun menjadi sering. Hal tersebut akan sangat sering sehingga pada malam hari bisa mengganggu tidur.

Polidipsi

Polidipsi atau sering kali merasa haus dan ingin minum sebanyak-banyaknya. Dengan begitu banyaknya urine yang keluar, badan akan kekurangan air atau dehidrasi. Untuk mengatasi hal tersebut, timbullah rasa haus sehingga orang ingin selalu minum dan ingin yang dingin, manis, segar, dan banyak. Minuman manis akan sangat merugikan karena membuat kadar gula semakin tinggi.

Polifagi

Polifagi atau nafsu makan meningkat dan kurang tenaga. Pada diabetes, karena insulin bermasalah, pemasukan gula ke dalam sel-sel tubuh kurang sehingga energi yang dibentuk pun kurang. Itu sebabnya orang menjadi lemas. Dengan demikian, otak juga mengira bahwa kurang energi itu terjadi karena kurang makan. Oleh karena itu, tubuh berusaha meningkatkan asupan makanan dengan menimbulkan rasa lapar sehingga timbulah perasaan selalu ingin makan.

Saat seseorang sudah didiagnosa menderita diabetes, maka orang tersebut tidak bisa sembuh, namun diabetes masih bisa dikontrol dan dikelola. Tapi bila diabetes tidak dikelola dengan baik, maka bisa menyebabkan komplikasi berbagai penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, stroke, buta atau bahkan diamputasi.

3 Tahap Mewujudkan Ide Kreatif

Dalam setiap tindakan kita seringkali kita berfikir lalu menemukan sebuah Ide. Tetapi apakah ide tersebut memang ide yang layak? Layak disini tentunya layak untuk bisa dijadikan sebuah peluang bisnis ataupun layak untuk bisa dijadikan sebuah pemasukan kita. Artinya secara tersirat saya sudah mengatakan bahwa tidak semua ide ternyata bisa menghasilkan sebuah keuntungan untuk kita.

3 Tahap Mewujudkan Ide Kreatif

Beberapa proses atau tahapan yang untuk mengelola ide Kreatif adalah:

1. Masa Iluminasi (Pengumpulan Konsep dan Gagasan)

Pada tahapan inilah sebenarnya kita diperbolehkan untuk menyalurkan semua gagasan dan ide kita. Bahkan hingga Ide yang paling ideal dan sulit. Biarkan ide berkembang, jangan dikekang dulu ide kita oleh hal-hal penghambat. Biarkan ia bebas dan mengalir begitu saja. Ada baiknya semua ide kita catat, hal ini menjadi penting karena biasanya ada ide penting yang terlupakan di belakang.

2. Masa Verifikasi

Nah pada masa ini seharusnya kita sudah mempunyai berbagai macam ide kreatif kita. Artinya kita sudah punya list apa saja yang ingin kita lakukan. Nah pada tahapan ini tentunya baru kita memikirkan apakah ide kita visibel atau tidak. Mungkin atau tidak, resikonya seberapa besar, berapa banyak hambatanya sampai dengan bagaimana kita bisa menanggulangi hambatan yang mungkin terjadi. Sehingga goalnya pada tahapan ini adalah kita punya daftar kelebihan, kekurangan dan hambatan yang mungkin terjadi dari setiap ide kita. Nah dari daftar itu tetunya kita bisa memilih mana yang paling mungkin kita lakukan. Sehingga tinggallah ide yang paling prioritas. Usahakan kita bisa mendapatkan 1 ide terbaik.
Satu hal yang penting dari tahapan ini juga kita perlu banyak berdiskusi dengan orang lain lalu mintalah feedback dari setiap ide. Biasanya kita akan mendapatkan penilaian yang berbeda sehingga penilaian kita semakin luas.

3. Implementasi

Mungkin ada anonim yang mengatakan bahwa “Ide tanpa kerja sama saja dengan tidak mempunyai ide”. Ya percuma sekali jika kita mempunyai ide tetapi ide tersebut tidak kita tuangkan dalam sebuah kerja nyata. Tentu saja dalam tahapan Implementasi ini haruslah membuahkan sebuah hasil nyata. Perlu juga dibuat mekanisme evaluasi selama beberapa pekan atau bulan terhadap implementasi ide ini serta masukan dari yang sudah berpengalaman menjadi sesuatu yang berharga. Tentunya kita masih ingat dengan anonim “Guru terbaik adalah pengalaman orang lain”.

Mengelola ide kreatif menjadi sangat penting, hal ini karena ide kreatif bisa datang dan digunakan kapan saja. Jadi kelolalah ide kreatif kita dengan baik sebelum kita dilarang untuk beride kreatif.

Cara Menciptakan Keberuntungan

Keberuntungan memiliki beberapa faktor. Anda tidak akan memiliki kesempatan untuk beruntung bila faktor itu tidak ada pada diri Anda. Apa saja faktor itu? Silakan disimak

Cara Menciptakan Keberuntungan

Saat kita berlayar dalam perjalan hidup kita, keberuntungan akan muncul sebagai hasil dari aliran yang kita buat.
Berikan kesempatan kepada keberuntungan untuk terjadi
Seorang Bill Gate bisa mendapatkan penghasilan netto $40miliar/tahun, mengapa ia bisa seberuntung itu?

Dalam olahraga Volly, jika kita melihat seseorang yang biasa saja bisa melakukan sebuah smash yang keras dan baik, seringkali kita menganggap bahwa ia beruntung, “Ah itu cuma kebetulan saja” dari semua titik dilapangan kebetulan dia berada di tempat yang dan waktu yang tepat.
Segala sesuatu dalam hidup adalah keberuntungan
(Donal Trump)
Keberuntungan dalam bahasa Inggris adalah “LUCK”, yang dasarnya dibangun atas empat kondisi: Location (Lokasi), Understanding (Pemahaman), Connection (Hubungan), Knowladge (Pengetahuan).

Location (Lokasi)

Siapakah yang memilih tempat begi kita setiap hari? Kita kerja, ngenet dan seluruh aktivitas yang kita kerjakan adalah pilihan kita, begitu juga ketika kita memilih tempat mana yang akan kita ambil. Seorang pemain Volly tidak bisa mensmash bola volly ketika dia tidak ikut bermain di lapangan, ia tidak akan mampu mendapatkan kesempatan untuk melakukan pukulan atau smash tatkala ia hanya menjadi seorang penonoton.

Keberuntungan tidak akan datang tatkala kita menempatkan diri kita sebagai seorang penonton dari keberuntungan tersebut.

Understanding (Pemahaman)

Oke sekarang anda sudah berada dilapangan keberuntungan. Tetapi anda tidak mengerti untuk apa anda disana? Anda tidak mengerti kapan harus memukul bola dan kapan untuk tidak memukul bola, anda tidak mengerti kearah mana harus memukul bola? Para pemain mengetahui alasan mereka berada di lapangan Volly, siapa lawan mereka dan siapa teman mereka, kearah mana mereka harus memukul sehingga ketika momentum datang, ia menjadi sebuah momentum keberutungannya.

Banyak dari kita tidak mengetahui bahwa kita sedang berada dalam momentum keberuntungan.

Connection (Hubungan)

Oke sekarang anda sudah dilapangan, anda mengerti momentum apa yang harus dimanfaatkan tetapi tidak ada satu orangpun yang pernah memberikan bolanya kepada anda. Apakah momentum untuk anda bisa hadir? Banyak diantara kita melupakan hal ini, bahwa hubungan menjadi sangat penting bagi kita agar bola bisa kita pukul dan menghasilkan keberuntungan untuk kita. Kita harus kenal dan memperkenalkan diri kita kepada semua pemain, sehingga ketika bermain para pemain tau bahwa kita adalah teman mereka sehingga mereka bisa memberikan bola kepada kita. Coba anda pikirkan, bukankah setiap transaksi bisnis terjadi karena adanya hubungan dan kepercayaan?

Para penghasil kekayaan memilik bola bernilai jutaan yang ditendang ke arah mereka setiap hari sebagai hasil dari relasi yang mereka telah bangun. Hubungan tidak sama dengan jaringan. Banyak dari kita memiliki jaringan yang besar, tetapi jaringan tersebut penuh dengan penonton bukan pemain yang bermain untuk pertandingan kita. Jadi tetap saja tidak ada peluang yang datang.

Keberuntungan terjadi karena adanya hubungan

Knowledge (Pengetahuan)

Sekarang anda sudah ada dilapangan, sudah memiliki hubungan dengan pemain yang lain, tetapi saat bola dioper kearah anda, anda tidak paham dan mengerti bagaimana caranya memukul bola. Anda tidak pernah terbiasa dan tidak mengetahui teknik yang tepat tentang memukul bola tersebut. Percuma ada bola yang menghampiri anda karena pada akhirnya anda tidak bisa memukul bola itu dengan baik. Mengetahui cara memukul bola muncul karena anda sering memainkannya itu dan belajar dari yang lebih mahir dari anda.

Mengetahui tetapi tidak melakukan sama saja dengan tidak mengetahui

Kita membangun landasan tersbut bukan dengan cara menginvestasikan uang kita, tetapi dengan menginvestasikan waktu kita.

Kekayaan bukanlah berapa banyak jumlah uang kita, tetapi kekayaan adalah apa yang masih tersisa ketika semua uang kita habis. Bersemangatlah

Mengorbankan Waktu Keluarga Demi Kerja?

Anda pekerja kantoran yang rajin? Apakah sering lembur di kantor dan rela tidak dibayar? Bahkan mengorbankan liburan bersama keluarga demi pekerjaan di kantor?

Mengorbankan Waktu Keluarga Demi Kerja?

Dalam keseharian kita, seringkali kita menemukan fenomena dimana orang bekerja sangat keras diluar kelaziman bahkan sampai “pontang panting” tidak karuan. Mereka sudah tidak perduli lagi dengan waktu. Catatan lembur, untuk karyawan kantor misalnya, sudah tidak bisa dihitung lagi. Jadwal meeting juga sangat padat bahkan sampai harus menemui klien/partner bisnis diluar jam kerja, bahkan diluar hari kerja. Bahkan tidak jarang, mereka juga terpaksa harus masuk disaat hari-hari besar. Waktu menjadi seolah olah sangat sempit sementara beban tugas terus semakin menumpuk dan permasalahan tidak selesai selesai. Begitu selesai permasalahan yang satu, muncul permasalahan yang lain. Begitu selesai target yang satu, muncul target yang lain seolah tanpa berkesudahan.

Implikasinya sangat kompleks dari mulai masalah pribadi, keluarga sampai pada masalah sosial. Dari sisi pribadi misalnya, faktor gangguan kesehatan seperti stress, darah tinggi bahkan stroke adalah hal yang kerap dijumpai akibat dari pola hidup yang “keluar” dari jalur fitrahnya disamping pola makan yang buruk tentunya. Umur muda bukan lagi jaminan untuk terhindar dari resiko penyakit-penyakit tersebut.

Dari sisi keluarga, waktu untuk berkumpul dengan istri dan anak-anak menjadi dikorbankan. Hubungan antar anggota keluarga menjadi kurang solid dan harmonis. Disamping itu kepedulian terhadap perkembangan anak-anak juga seolah-olah terabaikan. Bahkan tidak jarang, banyak keluarga yang hancur berantakan akibat masalah tersebut.

Secara sosial, mereka juga seringkali dipandang sebagai anggota masyarakat yang tidak mau bersosialisasi di lingkungannya. Terlalu sibuk untuk urusan sendiri menyebabkan kehilangan waktu untuk kumpul-kumpul atau bahkan untuk sekedar menegur dan mengucapkan ucapan selamat kepada tetangganya yang baru saja mendapat suka cita. Atau sekedar bertakziyah kepada sahabat dan kerabat yang berduka cita.

Sikap hidup yang tidak ideal tersebut muncul karena kita seringkali memiliki persepsi yang tidak proporsional terhadap lingkungan dimana kita berada, kepada atasan kita, kepada kantor tempat kita bekerja, atau bahkan kepada klien atau parter bisnis yang seharusnya dalam kendali kita. Kontrol kita serahkan sepenuhnya kepada pihak luar. Atau bisa dikatakan kita seringkali hanya menjadi sekedar objek bukannya sebagai subjek. Kita seringkali bukannya mengelola tapi dikelola, bukannya mengatur tapi diatur, bukannya memanage tapi dimanage. “Kalau bukan dari mereka, rezeki saya dari mana?” mereka berkilah. Karir adalah segala-galanya seolah-olah mereka merasa tidak akan mencapai sukses apabila tidak melakukan hal seperti tersebut diatas.

Setiap awal tahun atau akhir tahun, kita biasanya menciptakan dan mengembangkan target-target kerja tapi seringkali kita sendirilah yang “kelabakan” memenuhi target-target tersebut. Kita seperti dikendalikan oleh target-target yang kita buat sendiri yang kerap tidak rasional dan terkesan “mengada-ada”. Arvan Pradiansyah, seorang motivator, pembicara dan penulis buku “Life is beautiful” pernah mengangkat tema “Kejarlah daku maka kau kukejar” sebagai ilustrasi dimana hidup kita seolah-olah dikejar-kejar oleh target baik itu target pribadi, keluarga maupun target bisnis atau perusahaan. Dan target itu tidak pernah berhenti mengejar-ngejar kita sampai sampai rasa kebahagiaan itu menjadi lenyap dari hidup kita.

Tentunya disini saya tidak ingin mengatakan bahwa penetapan target itu buruk atau kerja keras itu tidak baik. Tapi yang ingin saya soroti adalah sikap kita terhadap lingkungan kita dan target-target itu. Selama kita masih bisa berjalan diatas fitrah kemanusiaan kita baik sebagai individu, keluarga dan masyarakat serta bisa menikmati target dan beban kerja yang kita miliki maka itu bukanlah menjadi persoalan. Menyusun skala prioritas adalah jawabannya.

Misalnya, apa yang akan kita katakan apabila ada rekan bisnis perusahaan kita meminta bertemu diluar jam kantor atau diluar hari kerja? Apakah akan kita setujui atau kita tolak. Tentunya ini sangat situasional karena tergantung dari kepentingan dan tingkat urgensinya. Apabila merupakan pertemuan biasa-biasa saja, bisakah kita mengatakan “Maaf, saya tidak bisa meeting pada jam tersebut, bagaimana kalau kita re-schedule ke pagi/siang saja dihari yang sama? Atau kita terpaksa mengatakan “Oke pak” padahal kita sudah janji untuk mengajari anak-anak dirumah karena sebentar lagi mereka menghadapi ujian/test di sekolahnya. Sekali lagi, ini sangat situasional sehingga kitalah yang bisa menilainya.

Pesan di akhir tulisan ini adalah “NIKMATILAH” apa yang telah dianugerahkan kepada kita. Keluarga, isteri, anak-anak, pekerjaan, atasan, kantor tempat kita bekerja, dsb. Bekerja dan berusahalah melakukan yang terbaik, Do the Best pada setiap pekerjaan kita dan pasrahkanlah hasilnya kepada Yang Maha Kuasa. Karena Dialah Sang Pemberi Rejeki sesungguhnya, bukan atasan kita, bukan pekerjaan kita dan bukan perusahaan kita. Cintailah dan Nikmatilah apapun profesi dan pekerjaan kita, Cintai dan Nikmatilah anugerah Keluarga kita, dan tentunya Nikmatilah target-target kerja yang sudah ditetapkan. Kalau semuanya bisa dinikmati, insyaAllah hasilnya juga akan lebih baik.

Belajar Dari Kesalahan? Kuno! (Billy Boen)

Ada istilah yang umum kita dengar yaitu Belajar Dari Kesalahan. Billy Boen menuliskan artikel motivasi sekali lagi untuk membahas kekeliruan yang bisa terjadi pada pemahaman kita tentang Belajar Dari Kesalahan.

Belajar Dari Kesalahan? Kuno! (Billy Boen)

Dari dulu hingga detik ini, saya yakin Agan pasti pernah denger anjuran-anjuran yang bunyinya kira-kira seperti ini, “Belajarlah dari kesalahan supaya ke depannya tidak terulang lagi.”

Kalau menurut saya, anjuran ini sudah kuno! Tapi, bukan berarti anjuran ini sudah tidak pantas untuk didengar lagi. Loh koq? Karena anjuran ini masih tetap valid alias masih perlu untuk didengar dan dilaksanakan. Trus, kenapa dibilang kuno? Karena sesungguhnya anjuran ini bisa dibuat lebih relevan ke kehidupan jaman sekarang.

1. Sebaiknya, kita tidak hanya belajar dari kesalahan kita sendiri. Tapi kita juga harus belajar dari kesalahan orang lain. Kalau sudah tahu di depan kita ada lubang dan sudah ada orang di depan kita yang ketika berjalan jatuh di lubang tersebut, kenapa kita harus jalan dan terjatuh ke lubang yang sama? Dengan belajarin kesalahan orang lain, kita akan bisa sampai ke tempat tujuan lebih cepat (karena tidak harus terjatuh dulu)

2. Jangan hanya belajar dari kesalahan. Belajarlah juga jadi keberhasilan. Saya tipe orang yang ngga gampang puas. Motto profesionalisme saya “Keep challenging yourself, never be satisfied, and always perform beyond expectation”. Nah, apapun yang telah saya lakukan, selalu saya analisa. Banyak orang hanya belajar dari kesalahan, dan ketika dia sukses melakukan sesuatu, dia tidak pelajari karena dia sudah puas dengan apa yang dia raih. Kalau saya, susah untuk puas. Jadi seberapapun keberhasilan yang saya raih, selalu saya analisa. Tujuannya apa? Supaya lain kali, saya bisa melakukannya lebih baik lagi!

3. Nah, kalau sudah tahu bahwa sebaiknya kita tidak hanya belajar dari pengalaman diri sendiri, dan juga jangan hanya belajar dari kesalahan… kalau digabungkan, sebaiknya kita juga belajar selain dari kesalahan orang lain, juga dari keberhasilannya! Kalau kita hanya belajar dari kesalahan orang lain, kita hanya bisa memperbaikinya. Kalau kita bisa belajar dari keberhasilan orang lain, berarti kita memiliki chance untuk bisa lebih berhasil dari yang dicapai orang itu! Alangkah lebih baik kan?

Jadi singkat katanya, ayo mulai sekarang Agan: “Belajarlah dari kesalahan dan keberhasilan diri sendiri dan orang lain!”

See you ON TOP!


Billy Boen
Sumber Kaskus : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6114787

5 Kunci Kesuksesan

Konsep kekayaan adalah signifikansi di semua bidang ekonomi, khususnya ekonomi pembangunan, namun makna kekayaan tergantung pada konteks dan tidak ada definisi yang disepakati secara universal. Tapi aku akan mengatakan ini, kekayaan tidak sama dengan uang. Konsep kekayaan adalah relatif dan tidak hanya bervariasi antara masyarakat, tetapi bervariasi antara bagian yang berbeda atau daerah dalam masyarakat yang sama.

5 Kunci Kesuksesan

Menciptakan Kekayaan adalah masalah pikiran dan jauh berbeda dengan menjadi kaya. Jika Anda berencana untuk menjadi kaya dengan menciptakan kekayaan, Anda harus tahu apa yang orang inginkan. Teluk Arab adalah contoh dari kekayaan tanpa kekayaan, mereka tidak melihat titik menerapkan pengetahuan untuk pekerjaan bangunan, meneliti atau membuat hal-hal baru. Mereka hanya mengizinkan seseorang untuk menghisap minyak dari bawah kaki mereka dan dengan demikian menjadi kaya tetapi kekayaan kehampaan.

Orang yang menjadi kaya adalah, dalam ukuran, sukses tetapi hanya sejauh perolehan yang mempertajam kecerdasan, memperluas kekuasaannya, dan mengembangkan dirinya menjadi anggota, mandiri yang kuat dari masyarakat untuk baik. Ada satu kriteria yang cukup sukses dapat diukur, bahwa adalah estimasi ditempatkan di atas kami dengan rekan-rekan kita. Allah berfirman Dia memberi kita kekuatan (kemampuan) untuk mendapatkan kekayaan. Jika kita akan fokus pada kekayaan, kekayaan akan mengikuti.

LIMA KUNCI KESUKSESAN ADALAH

1. Visi

Visi membersihkan kekacauan dan memberikan arah, energi dan harapan. Sebuah pernyataan visi dalam hidup saya membantu saya berpikir tentang hal-hal berbeda yang saya ingin capai. Menciptakan perasaan memiliki arah untuk hidup Anda adalah penting. Tidak seperti tujuan, visi atau misi jarang perubahan. Sebuah visi pribadi yang efektif mencakup semua elemen penting dalam hidup Anda dan karir, itu adalah yang Anda inginkan, apa yang ingin Anda lakukan, bagaimana Anda ingin merasa, apa yang ingin Anda sendiri, dan yang Anda ingin kaitkan dengan. Meskipun visi pribadi Anda membantu Anda untuk melihat ke masa depan, harus didasarkan pada saat ini. Sebuah visi pribadi hanyalah sebuah gambar dari apa yang tampak seperti keberhasilan, gagasan tentang apa yang Anda mungkin ingin Anda capai dengan hidup Anda.

2. Perencanaan

Seorang pengusaha baru yang sukses dimulai perencanaan mereka dengan diri mereka sendiri dan tidak ide bisnis baru mereka. Pertama, Anda harus jelas mengenai apa sebenarnya, Anda berencana untuk. Kemudian, struktur rencana untuk diri sendiri dalam menulis, tidak harus lengkap tetapi Anda perlu untuk memulai dengan beberapa ide.

3. Sasaran

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa begitu banyak orang telah membaca, “Think and Grow Rich,” dan ratusan sastra self-help lainnya, namun perjuangan untuk mencapai tujuan mereka? (Hanya segelintir orang yang pernah mencapai tujuan mereka dan orang-orang yang tidak pernah berbagi rahasia mereka). Itu karena mereka tidak pernah menetapkan tujuan dan tindak lanjut. Tujuan adalah di mana Anda berharap akan atau apa yang Anda harapkan untuk capai dalam frame waktu tertentu. Anda bisa mengatakan, “dalam 30 hari ke depan saya akan memiliki Blog sendiri dan berjalan”, itu tujuan. Setiap rencana harus memiliki setidaknya tiga atau empat gol baru setiap tahun.

4. Tujuan

Jadi Anda punya visi, rencana, dan beberapa tujuan, bagus! Tapi mereka tidak akan bekerja tanpa tujuan. Tujuan hanya daftar hal-hal yang harus dilakukan untuk menyebabkan tujuan terjadi. Siapapun dapat mencapai tujuan keuangan mereka jika mereka punya rencana, disiplin digunakan dalam melaksanakan rencana dan mengambil tindakan sesuai dengan tujuan keuangan. Karena setiap dari kita memiliki tujuan yang berbeda dan tujuan bagi diri kita sendiri, masing-masing dari kita harus duduk dan grafik dari program kita sendiri dalam mencapai mereka. Peningkatan kekayaan hanya merupakan indikasi (tongkat pengukur) tujuan dicapai dan tonggak bertemu.

5. Aksi

Tindakan yang efektif merupakan fungsi dari perencanaan yang efisien. Apakah seseorang membangun kekayaan substansial dalam hidup mereka diserahkan kepada mereka membuat keputusan dan tindakan yang mereka ambil. Siapapun dapat mencapai tujuan keuangan mereka jika mereka punya rencana, disiplin digunakan dalam melaksanakan rencana dan mengambil tindakan sesuai dengan tujuan keuangan. Visi dan rencana terbesar di dunia tidak ada gunanya kecuali tindakan ikuti.

Orang-orang yang sukses hidup dengan lengkap. Mereka bahagia dan penuh rasa syukur dan cinta terhadap segala sesuatu dalam kehidupan mereka.

Mereka sudah menemukan tujuan hidup mereka dan menunaikan misi mereka di dunia ini dengan baik, sehingga dunia ini menjadi tempat yang lebih baik dari pada ketika mereka belum datang.
Dunia menjadi lebih baik karena orang-orang yang sukses ini selalu melihat potensi terbaik dalam diri semua manusia di sekitar mereka, dan mereka selalu memberikan yang terbaik pula yang mereka punya kepada dunia.

~Ralph Waldo Emerson~

Kisah Syukur Petani dan Pengendara Mercy

Kali ini Kisah Inspiratif lagi tentang seorang petani beserta isterinya dan pengendara mobil Mercy. Ada hikmah di setiap kejadian. Silakan dibaca

Kisah Syukur Petani dan Pengendara Mercy

Seorang petani dan istrinya bergandengan tangan menyusuri jalan sepulang dari sawah sambil diguyur air hujan.Tiba-tiba lewat sebuah motor didepan mereka. Berkatalah petani kepada istrinya,”Lihat Bu,betapa bahagianya suami istri yang naik motor itu meski mereka kehujanan,tapi mereka bisa cepat sampai dirumah tidak seperti kita yg harus lelah berjalan untuk sampai kerumah.”

Sementara itu pengendara motor dan istrinya yg sedang berboncengan dibawah derasnya air hujan melihat sebuah mobil pick up lewat didepan mereka. Pengendara motor itu berkata kepada istrinya,”Lihat Bu, betapa bahagianya orang yg naik mobil itu, mereka tidak perlu kehujanan seperti kita.”

Didalam mobil pick up yg dikendarai sepasang suami istri terjadi perbincangan ketika sebuah sedan Mercy lewat,”Lihatlah Bu, betapa bahagia orang yg naik mobil bagus itu, pasti nyaman dikendarai tdk spt mobil kita yg sering mogok.”

Pengendara mobil Mercy itu seorang pria kaya, dan ketika dia melihat sepasang suami istri yg berjalan bergandengan tangan dibawah guyuran air hujan, pria kaya itu berkata dlm hati,”Betapa bahagianya suami istri itu,mereka dgn mesranya berjalan bergandengan tangan sambil menyusuri indahnya jalan di pedesaan ini, sementara aku & istriku tdk pernah punya waktu utk berduaan karena kesibukan masing-masing.”

Kebahagiaan takkan pernah kita miliki jika kita hanya melihat kebahagiaan milik orang lain, dan selalu membandingkan hidup kita dengan hidup org lain.

Bersyukurlah senantiasa atas hidup kita, supaya kita tahu dimana kebahagiaan itu berada.

Hidup Bahagia dengan Banyak Bersyukur

Blogger merasa hidup kurang gairah dan tidak ada perkembangan? Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah! Kok jadi nyanyi? Silakan baca tulisan Hidup Bahagia dengan Banyak Bersyukur berikut ini

Hidup Bahagia dengan Banyak Bersyukur

Kesibukan dan tekanan hidup seringkali membuat kita lupa bersyukur, yaitu berterima kasih atas segala karunia Tuhan YME. Sesunguhnya ada banyak hal berupa kemudahan dan anugrah luar biasa dari Sang Maha Pencipta yang kita terima setiap hari. Bila kita banyak bersyukur atas semua anugrah tersebut ini akan memberi berjuta manfaat dan menjadikan hidup ini sangat menyenangkan.

Manfaat syukur akan kembali kepada orang yang bersyukur, dan salah satunya adalah menjadikan hati ini lebih tentram. Sebab bersyukur sama dengan mengingat kebaikan-kebaikan yang diberikan oleh Tuhan. Orang yang paling bahagia adalah orang yang pandai bersyukur.

Dalam hal ini saya mengutip rilis dari sebuah media mengenai Michael Inzlicht, dari University of Toronto, yang telah melakukan beberapa penelitian bahwa mengingat Tuhan itu akan memberikan rasa tentram. “Memikirkan tentang hal yang religius akan membuat kita lebih tenang ketika kita dihadapkan dengan hal yang membuat stres seperti melakukan kesalahan,” katanya.

Orang yang selalu bersyukur adalah orang yang merasa dalam curahan karunia dan kasih sayang-Nya. Karenanya, orang yang selalu bersyukur itu selalu dapat berpikir bahwa segala sesuatu pasti memiliki manfaat positif di kemudian hari. Kalaupun ditimpa cobaan atau memiliki kekurangan, rasa syukur itu akan membantu dirinya kembali memperoleh semangat untuk menghasilkan karya yang inspiratif, mengalahkan tantangan, sukses, berprestasi, dan mencapai segala impian.

Bersyukur atas apapun realita hidup yang kita terima ini dapat mengatasi perasaan putus asa. Ketidaksempurnaan, kehilangan atau kerugian apapun memang dapat mengecilkan hati, kecewa, dan putus asa. Namun dengan senantiasa mensyukuri karunia apapun yang kita terima, ini akan membantu kita lepas dari perasaan putus asa.

“The seeds of discouragement cannot take root in a grateful heart. – Benih-benih keputusasaan tak akan dapat berakar di hati yang penuh rasa syukur,” kata Oel Olsteen, penulis buku Living Your Best Life Now.

Dalam hidup ini kita menerima banyak sekali karunia, berupa sehat, sukses, pintar, anggota tubuh, dan lain sebagainya. Rasa syukur itu akan membantu kita untuk menghargai apapun yang kita miliki. Dengan syukur, segala sesuatu menjadi penuh berkah dan manfaat.

Bersyukur atau berterima kasih kepada Tuhan atas segala karunia-Nya merupakan komponen kunci untuk meraih kebahagiaan dan keberhasilan. Kemampuan tiap orang untuk bersyukur dapat dikembangkan dari waktu ke waktu. Seperti kemampuan lainnya, kemampuan untuk selalu bersyukur berkembang jika dilatih dan dibiasakan terus menerus.

Sebuah cara yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan rasa syukur adalah menuliskan atau mengingat beberapa hal yang Anda syukuri setiap hari. Jurnal rasa syukur ini merupakan cara yang baik untuk memulai rasa syukur yang lebih besar dalam hidup Anda. Contoh hal kecil namun patut disyukuri adalah menikmati cuaca yang baik sehingga bisa jalan-jalan atau beraktifitas dengan lancar, tidak kesulitan mendapatkan makanan dan minuman, tidak kesulitan bernafas dan lain sebagainya. Jika terus dikumpulkan, suatu saat kita akan takjub karena demikian besar karunia Sang Pencipta yang telah kita terima dan nikmati.

Keyakinan dan bekerja sebaik mungkin merupakan bentuk rasa syukur atas karunia Tuhan YME. Selain itu, wujudkan rasa syukur dengan berdoa dan beribadah. Rasa syukur juga dapat dilakukan dengan berbagi kepada orang lain, berupa ilmu, harta, kemampuan dan lain sebagainya.

Upayakan untuk menghiasi pikiran dan sikap dengan rasa syukur kapanpun dan dimanapun. Hal itu dapat mempengaruhi sikap mental menjadi lebih positif. Dengan begitu Anda perlahan-lahan mulai menarik hal-hal positif ke dalam kehidupan Anda.

Di balik segala sesuatu yang kita keluhkan pasti ada satu hal yang dapat kita syukuri. Bersyukurlah karena pada akhirnya Anda akan dapat melihat lebih banyak hal positif di dalam diri Anda. Beberapa kalimat inspiratif yang saya kutip dari sebuah media online berikut ini mudah-mudahan dapat senantiasa mengingatkan kita semua untuk selalu bersyukur.

Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar – Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.

Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu – Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum engkau mengeluh tentang pacar, suami atau isterimu – Ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan meminta pasangan hidup.

Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu – Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat dipanggil Tuhan.

Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu – Ingatlah akan seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.

Sebelum engkau bertengkar karena rumahmu yang kotor, dan tidak ada yang membersihkan atau menyapu lantai – Ingatlah akan orang gelandangan yang tinggal di jalanan.

Sebelum merengek karena harus menyopir terlalu jauh – Ingatlah akan sesorang yang harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama.

Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu – Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.

Sebelum engkau menuding atau menyalahkan orang lain – Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa dan kita harus menghadap pengadilan Tuhan.

Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu – Pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini. Hidup adalah anugerah, jalanilah, nikmatilah, rayakan dan isilah dengan baik dan penuh rasa syukur.

Sukses Walau Pendidikan Minim (Billy Boen)

Billy Boen menuliskan lagi sebuah motivasi buat blogger semua yang ingin sukses walau pendidikannya tidak tidak tinggi. Ada banyak contoh di luar sana yang tidak kuliah, tapi menjadi bos perusahaan besar. Kita simak tulisan Om Billy

Sukses Walau Pendidikan Minim (Billy Boen)

Tgl 7 Juni lalu saya menjadi Keynote Speaker di sekolah tempat anak saya belajar, Sinarmas World Academy (SWA), BSD. Saya diminta untuk bicara selama 15 menit di depan murid-murid kelas 8 - 11, tentang bagaimana dan apa saja yang dibutuhkan untuk meraih sukses.

Saya sering ditanya diberbagai kesempatan... "Apakah orang yang tidak berpendidikan tinggi bisa sukses juga?"

Jawaban saya selalu, "BISA!... tapi tergantung"

Bingung dengan jawaban saya? Hmm, kan saya sudah pernah bilang bahwa saya bukan seorang motivator yang selalu bilang, "Kamu pasti sukses!"

Anyway, begini penjelasannya... Yang saya share di SWA ada 3 kunci untuk sukses (padahal di YOT ada 30 ya). Apakah ini kontradiksi dengan buku YOT yang saya tulis? Tidak!

3 kunci Sukses Walau Pendidikan Minim (Billy Boen)

PASSION

Passion bukan sesuatu yang kita mahir, tapi sesuatu yang kita sukain. Yang ketika kita lakukan, kita bisa lupa waktu; lupa makan, lupa tidur. Kalau in relation dengan uang,... kalau melakukan passion, tanpa dibayarpun kita akan bilang OK! koq bisa? Abis seneng ngelakuinnya!

BIG DREAMS

Pastikan Agan tau apa yang mau Agan capai. Kalau ngga tau mau kemana, Agan ngga akan kemana-mana. Kalau Agan bisa bermimpi besar, kenapa mesti mimpi kecil? Mimpi itu GRATIS! Kalau Agan bermimpi untuk dapetin nilai 7 dalam kehidupan ini dan berhasil... Agan dapat nilai 7. Tapi, kalau Agan bermimpi dapetin nilai 10 tapi gagal, Agan masih ada kesempatan dapat nilai 8 atau 9; yang mana masih lebih tinggi daripada 7 kan? Selagi gratis, mimpilah yang tinggi!

GREAT ATTITUDE

Dulu ketika Pak Soetikno Soedarjo, CEO MRA Group nulis quote untuk buku "Young On Top", dia bilang "Good attitude is the key to succeed", saya sempat berpikir, "simple banget ya?"... tapi sekarang, ini benar-benar saya yakini betul! Great attitude harus Agan biasakan dari sekarang, dari muda. Jangan berpikir untuk mulai belajar jadi orang yang memiliki great attitude nanti kalau sudah sukses, kalau sudah kaya... akan sulit! Coba biasakan dari sekarang. DAN, untuk hormati orang yang lebih tua, lebih senior, atasan, dosen mah gampang. Saya tantang Agan untuk juga menghormati satpam, pembantu, supir, office boy, tukang parkir, penjaga toilet di mall2,... biasakan untuk bilang "TERIMA KASIH", "TOLONG", dan say "HI" sambil tersenyum ke mereka. Ini saya lakukan SETIAP HARI. Ini ngga cost you anything, dan ngga susah!
Balik lagi ke judul thread ini,... YES, Agan bisa sukses meski dengan pendidikan minim, kalau Agan punya ketiga hal di atas. TAPI, kalau bisa punya pendidikan MAKSIMUM plus ketiga poin di atas, kenapa ngga? Pendidikan BUKAN sekedar ijazah, tapi di pendidikan Agan bisa belajar GREAT ATTITUDE, selain mengexplore PASSION dan mendekatkan Agan dengan BIG DREAMS!

See you ON TOP!


Billy Boen
Sumber Kaskus : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9105969